Pada malam ini,
Maafkan daku jikalau engkau gagal untuk lena,
Salahkan dirimu kerana terlalu sempurna-
Sehingga aku tak dapat pejamkan mata.
Salahkan dirimu kerna sesungguhnya,
Perasaan ini tak pernah kudamba.
Jikalau dijodohkan bertemu lagi,
Pasti tak keruan hati ini,
Akanku cuba mengalihkan pandangan,
Lebihku rela berdiri keseorangan.
Tapi jangan engkau berani,
Untuk melangkah pergi.
Tunggulah disini.
Walaupun kau tak menjadi milikku,
Biarlah ku nikmati-
Keperibadianmu yang murni.
Hatimu yang suci.
Kasihmu yang hakiki.
Sememangnya lama sudah hatiku mati,
Berhenti berfungsi atas nama kasih,
Namun dengan kehadiranmu ini,
Sungguh tak sangka,
Ia dihidupkan kembali.
Memang kau tak berbuat apa,
Cuma aku yang terlebih rasa.
Disini aku hanya mampu berdoa,
Agar kita bertemu semula.
Tapi ia seperti anani,
Engkau layak mendapatkan yang lebih sempurna,
Ku tetap genggam erat perasaan ini,
Pasti ku kunci dan lontar ke dasar.
Jangan kau risau, jangan kau bimbang.
Perasaan ini tak perlu ditimbang.
Dan ku harap pabila mata bertentang,
Semua perasaan ini akan
Hilang.